Komputer dan sistem jaringan Komputer mikrotik microsoft office excel routeros routerboard cara mengatasi semua ada disini, mari berbagi

SISTEM JARINGAN KOMPUTER       L3 |  INFO TEKNOLOGI  |  NETWORKING  |  HARDWARE  |  SOFTWARE  |  MIKROTIK  |  TIP&TRIK KOMPUTER  |   CONTACT




Showing posts with label sistem jaringan komputer. Show all posts
Showing posts with label sistem jaringan komputer. Show all posts

Wednesday, October 5, 2016

pengertian antena sectoral

antena sectoral
antena sectoral
antena sectoral adalah perangkat jaringan wireless yang memiliki kemampuan menyebarkan sinyal secara directional ( searah ), dengan gain yang jauh lebih tinggi dari pada pola pemancaran omni directional ( menyebar membentuk area lingkaran ) yaitu antara 10-19dbi.

antena sectoral pada umumnya mampu menyebar signal gelombang hingga jarak 6-8km tentunnya dengan memperhatikan tingkat ketinggian pemasangan ( saat instalasi ). selain itu antena sectoral memiliki sudut pancaran antara 45 - 180 derajat tergantung spesifikasi dan konfigurasi yang dimiliki.

gain sendiri artinnya adalah kekuatan pancaran signal, dengan kata lain semakin besar gain yang digunakan maka pancaran signal yang dihasilkan juga semakin jauh. pada pemilihan gain yang digunakan bersifat relatif, artinnya menyesuaikan dengan kondisi dilapangan saat proses instalasi.

antena sectoral umumnya diinstalasi sebagai aksess point karena pada awalnnya ditujukan sebagai penyebar koneksi, dengan pemanfaatan dapat mengembangkan area jaringan yang lebih luas melalui jaringan wireless.

keuntungan dari antena sectoral antara lain :

  1. dapat meminimalis biaya jaringan : artinnya dengan pengembangan koneksi melalui jaringan wireless maka pengadaan hardware berupa media transmisi yang mana dalam menghubungkan antar lokasi yang berjauhan harus memilih media transmisi kabel yang berkualitas bagus dengan harga mahal, belum lagi jika kita terkendala dengan jarak maksimal media transmisi, berarti harus menambahkan perangkat lain ( repeater ) agar dapat terhubung. maka dengan adannya antena sectoral, perangkat tersebut tidak perlu diadakan.
  2. lebih aman : artinya dengan menggunakan koneksi antena, keamanan perangkat lebih terjamin, karena tidak terganggu oleh pembonggkaran dan pengembangan infrastruktur pemerintah seperti jalan dan jembatan, karena umumnya untuk menghubungkan lokasi yang jauh kita selalu menanam kabel di sepanjang jalan raya.
  3. untuk outdoor : antena sectoral didesign untuk kebutuhan koneksi di lapangan ( luar gedung )
kelemahan antena sectoral antara lain :


  1. kelemahan pada sisi konfigurasi : banyak sekali pihak yang berada diluar jaringan kita berusaha untuk masuk kedalam jaringan melalui koneksi yang disebar antena sectoral , namun hal ini masih dapat diantisipasi
  2. moilitas kurang : dengan menggunakan antena sectoral secara umum mobilitas dalam berhubungan menjadi kurang.
  3. kurang fleksible jika terdapat ekspansi
Antena sectoral merupakan merangkat yang menggunakan waveguide ( system yang digunakan pada radio microwave ), yaitu sistem pemampatan signal pada tabung yang kemusian dikeluarkan dan disebarkan melalui slotnya yang bertujuan menghasilkan signal dengan kualitas yang bagus.

Monday, October 3, 2016

pengertian vpn dan fungsi vpn serta cara kerja

pengertian vpn dan fungsi vpn
pengertian vpn dan fungsi vpn ( gambar1 )
Pengertian VPN
VPN ( Virtual private network ) merupakan bentuk hubungan jaringan yang bersifat privacy ( pribadi ) dan di bangun didalam jaringan berbasis global ( internet ), dengan kalimat lain pengetian vpn adalah sebuah jaringan individu dengan koneksi pribadi untuk diakses oleh pihak-pihak yang ditentukan dan memanfaatkan jaringan global sebagai jalan koneksi-nya.

secara garis besar pengertian vpn dapat digambarkan sebagai sebuah bangunan jalan terowongan  dimana orang lain tidak pernah dapat melihat apa yang di angkut dan dipindah tempatkan melalui terowongan tersebut. namun terowongan tersebut berada ditempat umum yang dilalui banyak orang.

Pengiriman data melalui vpn merupakan paket data yang dienkripsi sehingga sangat tertutup meskipun di lewatkan melalui jalur global atau jaringan umum yang digunakan oleh orang seluruh dunia. 

cara kerja dari VPN ( virtual Private Network ) 
sistem jaringan didalam jaringan merupakan metode cara kerja dari VPN atau disebut dengan tunneling ( terowongan ). tunneling sendiri merupakan pembentukan koneksi antar jaringan yang bersifat pribadi dengan memanfaatkan infrastruktur jaringan lain, dalam kasusnya VPN menggunakan jaringan internet sebagai infrastrukturnya. perhatikan gambar1 sebagai gambaran hubungan antar jaringan dengan VPN.


Fungsi VPN
1. Menjaga kerahasiaan data
VPN memiliki metode enkripsi ( pengacakan data yang dikirim ) sehingga data yang lewat dalam jaringan VPN akan aman dari pencurian data. jika terjadi penyadapan terhadap data yang di transmit, maka metode enkripsi akan cukup untuk membingungkan penyadap, fungsi VPN berikutnya

2. Keutuhan data
Fungsi VPN berikutnya adalah dengan dilengkapinya VPN dengan teknologi yang mampu menjaga keutuhan data mulai data tersebut ditransmisikan sampai data diterima oleh alamat tujuan. teknologi tersebut mampu menjaga data dari segala macam gangguan, kerusakan atau bahkan manipulasi data.

3. Autentikasi sumber
fungsi vpn yang lain adalah melakukan autentikasi pada sumber data yang akan diterima dari proses transmisi. vpn memiiki kemampuan untuk memeriksa data yang akan masuk serta melakukan akses alamat sumbernya, ini berarti fungsi dari vpn adalah menghindari adannya pengiriman data dari pihak-pihak yang tidak diperkenankan dalam jaringannya, dengan cara memeriksa sumber data yang ditransmisikan benar-benar dari sumber yang seharusnya, jika tidak maka akan ditolak.

Kelebihan dari VPN antara lain :

  1. memungkinkan setiap karyawan dapat mengakses jaringan dimanapun mereka berada
  2. melakukan remote access, artinnya dengan vpn kita dapat melakukan remote host yang lain selama kita terhubung ke jaringan internet sebagai infrastruktur yang digunakan
  3. menghemat biaya pengadaan jaringan bertaraf global, karena sudah tersebia jaringan internet
  4. Meningkatkan skalabilitas, yaitu perluasan yang tidak terhingga pada jaringan.

Friday, September 30, 2016

Penyebab wifi tidak connect / tidak mendapatkan ip dan cara mengatasi

wifi tidak mendapatkan ip dari dhcp
wifi tidak connect
Wifi tidak connect ke jaringan internet atau tidak mendapatkan ip dari program DHCP meskipun status terhubung ke sebuah ssid jaringan wireless, bisa disebabkan karena adannya kerusakan pada protocol TCP/IPV4. Kasus wifi tidak connect ke jaringan internet namun status WiFi adalah terhubung, biasannya disertai attribute Limited access atau bahkan no internet connection.

Sebelum anda mengetahui bagaimana cara mengatasi Wifi tidak Connect ke internet / tidak mendapatkan ip dari server, silahkan perhatikan dulu paparan berikut, agar setelah kita berhasil memperbaikinya, masalah tidak terulang untuk kedua kalinya.

Permasalahan tersebut karena kurang sempurnannya hubungan serah terima konfigurasi antara DHCP server dan DHCP Client dan kebannyakan karena rusaknnya informasi protocol yang digunakan pada program DHCP Client, kerusakan itu sering dikarenkan beberapa informasi file system termasuk file informasi driver Wirelees LAN yang ikut terbuang saat kita menghilangkan sebuah ANTI VIRUS, mengapa Demikian ? pada dasarnnya antivirus diciptakan dengan orientasi menyaring aktifitas-aktifitas yang mencurigakan dari system, dan driver LAN termasuk driver adapter wireless sering beraktifitas mengusung file-file dari jaringan Global ( internet ) yang bersifat malware / spyware sehingga semua informasi perangkat yang ikut mengusungpun dianggap sebagai bagian dari file tersebut, otomatis file-file penting tersebut akan ikut tersaring dan di karantina oleh ANTI VIRUS, dan ketika kita membuang ANTI VIRUS Tersebut file-file penting itu ikut terbuang dan mengakibatkan terjadinnya banyak konflik didalam system yang berhubungan dengan file yang hilang tadi.

Sekarang langkah untuk mengatasi wifi tidak connet ke internet atau tidak mendapatkan ip dari server kita dapat menjalankan beberapa langkah mudah berikut ini
  1. Buka program command prompt dengan hak administrator ( run as administrator  )
  2. Ketikkan perintah “netsh winsock reset catalog” tanpa tanda petik kemudian enter
  3. Abaikan dulu jika ada permintaan restart yang muncul pada program cmd
  4. Lanjutkan dengan mengetikkan perintah “nets int ip reset reset.log hit” tanpa tanda petik diikuti enter
  5. Sekarang restart computer atau laptop.


Cara diatas merupakan langkah untuk menganalisa file yang hilang, mencari dan menemukan file tersebut jikalau masih terdapat backup yang tersimpan dan mengembalikannya menjadi setting default pada perangkat yang tentunya bersangkutan dengan protocol TCP


Jika dengan cara tersebut anda tidak mendapati perbaikan pada perangkat anda maka untuk mengatasi wifi tidak connect atau wifi tidak bias mendapatkan ip dari program DHCP, kita harus menginstal lagi driver adapter wireless anda.

Sunday, August 7, 2016

Data Link Layer - Pemecahan masalah Layer Data Link

Data Link Layer
Data link layer merupakan Lapisan kedua dari bawah dalam urutan model OSI, yang berperan untuk melakukan konversi frame-frame pada jaringan yang berupa data dan kirimkan menjadi bit - bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik.
Data link layer memiliki 2 sub yaitu LLC ( Logical link control ) yang bertugas untuk memeriksa kesalahan dan menangani transmisi frame. dan sub kedua adalah MAC ( Medium Access Control ) yang bertugas untuk mengambil dan melepaskan data dari dank e kabel, menentuikan protokol untuk akses ke kabel yang di share dalam jaringan.

  • Framing : membungkus (encapsule) data diagram ke dalam bentuk frame sebelum tranmisi.
  • Link Access : protokol-protokol Media Access Control (MAC) mengatur bagaimana sebuah frame ditransmisikan ke dalam link. Misalnya point-to-point atau broadcast
  •  Reliable Delivery : protokol link layer menjamin agar pengiriman datagram melalui link terjadi tanpa eror
  • Flow controlError Detection : kesalahan bit dapat terjadi akibat atenuasi sinyal atau noise di dalam link. Link layer melakukan deteksi kesalahan, tetapi tidak meminta pengiriman kembali frame yang salah tersebut. Frame yang salah tersebut akan dibuang.

IEEE Lapisan Mac 48-bit Adressing
MAC Address (Media Access Control Address) adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan dalam model layer OSI , yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan. Dalam sebuah jaringan berbasis Ethernet, MAC address merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48-bit (6 byte) yang mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau node lainnya dalam jaringan. MAC Address juga sering disebut sebagai Ethernet address, physical address, atau hardware address.
MAC address memang harus unik, dan untuk itulah,
Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) mengalokasikan blok-blok dalam MAC address. 24 bit pertama dari MAC address merepresentasikan siapa pembuat kartu tersebut, dan 24 bit sisanya merepresentasikan nomor kartu tersebut. Setiap kelompok 24 bit tersebut dapat direpresentasikan dengan menggunakan enam digit bilangan heksadesimal, sehingga menjadikan total 12 digit bilangan heksadesimal yang merepresentasikan keseluruhan MAC address. Berikut merupakan tabel beberapa pembuat kartu jaringan populer dan nomor identifikasi dalam MAC Address (IEEE Lapisan Mac 48-bit Adressing, 2015)



Switch sebagai multiport jembatan
Sebuah switch jaringan (juga disebut switching hub, menjembatani hub, resmi MAC jembatan [1]) adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan perangkat bersama-sama pada jaringan komputer, dengan menggunakan packet switching untuk menerima, proses dan data ke depan untuk perangkat tujuan. Tidak seperti hub jaringan kurang canggih, ke depan jaringan switch data hanya ke satu atau beberapa perangkat yang harus menerima itu, daripada penyiaran data yang sama dari masing-masing port. 

Sebuah switch jaringan adalah jembatan jaringan multiport yang menggunakan alamat perangkat keras untuk memproses dan data ke depan pada lapisan data link (layer 2) dari model OSI. Switch juga dapat memproses data pada lapisan jaringan (lapisan 3) oleh tambahan menggabungkan fungsionalitas yang paling sering menggunakan alamat IP untuk melakukan forwarding paket routing yang; switch seperti yang umumnya dikenal sebagai lapisan-3 switch atau switch multilayer. [3] Selain yang paling umum digunakan Ethernet switch, mereka ada untuk berbagai jenis jaringan, termasuk Fibre Channel, Asynchronous Transfer Mode, dan InfiniBand. Switch Ethernet pertama diperkenalkan oleh Kalpana pada tahun 1990.

Monday, July 25, 2016

Mengadministrasi Server dalam Jaringan Komputer

Administrasi Server
Server adalah Perangkat komputer dengan spesifikasi khusus yang mempu memberikan layanan dan batasan-batasan akses pada komputer lain yang  berada pada area Hak aksesnya.  server dikatakan sebagai komputer yang memberikan layanan ( service ) kepada setiap client yang berada dalam satu jaringan dengan server tersebut.
Fungsi Server
Fungsi server dalam mengatur adalah bagaimana server mengatur dalam memberikan batasan-batasan hak akses untuk setiap client yang terhubung padanya. seperti akses komunikasi transfer file antar client, layanan untuk berbagi resource sampai pada akses koneksi internet.

selain dari yang tertera diatas, server juga berfungsi sebagai pusat keamanan ( firewall ) bagi client-nya. sehingga dalam hal ini server memiliki kemampuan untuk mencegah akses dari luar jaringan yang dianggap berbahaya bagi keamanan jaringan yang ada dibawahnya. 

Layanan Server yang diberikan pada client diantarannya adalah

1. WEB Server 
web server merupakan aplikasi jaringan yang memberikan layanan kepada client untuk dapat mengakses halaman internet di seluruh dunia. untuk bisa saling berkomunikasi antara server dengan client dalam layanan WEB server, perlu di adaknnya aplikasi browser pada client, dimana dalam komunikasi akan menggunakan protokol sendiri yaitu Hyper Text Transfer Protokol yang sering kita kenal sebagai HTTP.

2. DNS Server
Merupakan program yang memiliki kemampuan untuk melakukan konversi dari sebuah nama Host menjadi alamat IP dan sebaliknya. contohnya adalah http://206.190.36.45 diubah menjadi http://www.yahoo.com/

3. MAIL Server
merupaka sebuah aplikasi yang mengatur komunikasi pengiriman dan penerimaan email. dimana dalam melakukan proses-proses tersebut di perlukan adanya 2 aplikasi utama yaitu Mail transfer agent ( MTA ) dan Mail user agent ( MUA )

4, File Transfer Protocol
FTP disini mengunakan Protokol TCP karena proses pengirimannya yang akurat artinya data pengiriman di lakukan secara total dan terpisah serta jika terjadi kerusakan file yang di transfer, maka akan dimintakan kembali kepada pengirimnya.

5. Proxy server
adalah sarana untuk menyimpan halaman-halaman yang pernah diakses oleh client atau bahkan oleh server, keuntungannya adalah efisiensi dalam komunikasi trandfer data, jika mengambil dari cache yang disediakan oleh proxy maka tidak perlu waktu lama untuk menampilkannya ke client yang meminta halaman tersebut, dengan begitu bandwith pun tidak terlalu banyak digunakan.

6. SMB Server
samba merupakan server yang memiliki power full yang memilikimkemampuan layanan untuk terjadinya sharing antara sistem berbasis linux dengan sistem berbasis windows.

7. DHCP Server ( Dynamic Host Control Protocol )
merupakan program yang memiliki kemampuan untuk mendistribusikan IP address secara otomatis kepada client yang terhubung pada server. dalam penerapnnya Client yang terkoneksi akan mengirimkan permintaan alamat pada server melalui program dhcp client, dan server akan mengalokasikan alamat mana yang paling tepat yang diberikan untuk client tersebut. mekanisme seperti ini akan sangat membantu administrator jaringan dalam mengelola anggota jaringan komputer.

Friday, July 15, 2016

Pengertian Jaringan Datar ( Horizontal ) dan Jaringan Hirarkikal

Jaringan Hirarkikal
Jaringan datar ( Horizontal ) Merupakan jaringan yang mana setiap perangkat device memiliki kedudukan yang sama, artinya berada pada level yang sama, sebagai contoh adalah jaringan peer to peer, jaringan LAN merupakan sebuah penerapan dari jaringan Datar ( horizontal ) yang mana setiap perangkat keras jaringan ( device ) memiliki hak yang sama didalam jaringan tersebut.

Jaringan Hirarkikal adalah sebuah jaringan yang terdiri dari beberapa level ( tingkat ) dengan fungsi dan hak akses yang berbeda-beda. dimana terdapat beberapa perangkat device yang memiliki hak untuk mengatur perangkat / device yang lain yang berada dilevel bawahnya. contoh penerapanyang mudah kita lihat adalah jaringan internet, dimana terdapat beberapa perangkat yang mampu menentukan ( memperbolehkan dan melarang sebuah akses ).

Skema pengalamatan pada Dua jaringan tersebut pada dasarnya sama, perbedaannya adalah pada jaringan datar tidak ada alamat ip yang mewakili untuk menuju atau menerima data informasi, sedangkan pada jaringan Hirarkikal akses ke level yang lebih tinggi akan di wakili oleh sebuah alamat ip yang terhubung langsung dengan jaringan pada level diatasnya.

untuk ip yang digunakan masih fleksible tergantung administrator jaringan, kelas A Kelas B dan Kelas C maupun Kelas D atau E semua dapat di terapkan sesuai kebutuhan dari jaringan itu sendiri.